TABE TUAN PANDITA : Hidup & Misi Johann Heinrich Barnstein (1802-1863)

 TABE TUAN PANDITA: Hidup & Misi Johann Heinrich Barnstein (1802–1863) buku yang menghadirkan kisah penting tentang sejarah Kalimantan pada awal abad ke-19. 

Sekitar tahun 1830-an, seorang misionaris asal Jerman bernama Johann Heinrich Barnstein datang ke wilayah Kalimantan untuk memperkenalkan agama Kristen kepada masyarakat Dayak, Tionghoa, dan Melayu di kawasan Kesultanan Banjar - selain melayani jemaat Eropa yang ada di Banjarmasin.

Ini perjalanan penting karena Barstein adalah missionaris pertama yang membawa misi Protestan ke Kalimantan.  Perjalanan Barnstein ini juga menjadi pembuka jalan bagi hadirnya banyak misionaris lain. Mereka berpusat di Banjarmasin, lalu menyusuri Sungai Barito, Sungai Kapuas, hingga Sungai Kahayan—jauh sebelum pecahnya Perang Banjar pada tahun 1859. 

Pada tahun-tahun berikutnya, terutama menjelang abad ke-20, semakin banyak rekan Barnstein yang melakukan pelayanan hingga ke pedalaman. Mereka tidak hanya menyebarkan ajaran Kristen kepada masyarakat Dayak, tetapi juga mendirikan sekolah, mengajarkan keterampilan kesehatan, tata busana, serta memperkenalkan pola hidup masyarakat Eropa pada masa itu. 

Kehadiran para misionaris membawa perubahan besar bagi masyarakat Kalimantan. Melalui sekolah-sekolah yang mereka dirikan, masyarakat yang sebelumnya belum mengenal aksara Latin dan Arab mulai memperoleh pendidikan dan kemampuan baca tulis. Di sisi lain, banyak masyarakat Dayak kemudian memeluk agama Kristen sebagai hasil dari pekabaran Injil yang dilakukan para misionaris tersebut.

Perjumpaan orang Dayak dengan pengetahuan moderen abad ke-19 (pendidikan, ilmu kesehatan moderen, busana moderen) tidak lepas dari campur tangan para missionaris ini.

Misi yang dirintis Barstein dan kawan-kawannya melahirkan gereja besar di Kalimantan, yakni Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), yang sebelumnya bernama Gereja Dayak Kalimantan. Saat ini, GKE telah tersebar di seluruh Kalimantan serta memiliki perwakilan di Jakarta serta Surabaya.

Buku ini menarasikan perjalanan Johann Heinrich Barnstein dan para misionaris sezamannya di Kalimantan. Menjadi bacaan penting bagi peminat sejarah Nasional, sejarah Kalimantan, sejarah Dayak serta sejarah gereja.

Ditulis oleh pendeta sekaligus sejarawan GKE, Kinurung Maleh dan Hadi Saputra. Buku ini dicetak dalam format hardcover, berukuran 16 × 23 cm, dengan ketebalan 306 halaman.

Peminat bisa menghubungi Hadi Saputra di +62 856-5407-2483.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAMUS DAYAK TUJUH BAHASA & Sejarah Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional

ORANG BARITO ABAD XIX - Narasi Tentang Penghuni Batang Barito Berdasarkan Catatan Para Penjelajah Mula-Mula

PERTANIAN DI TANAH DAYAK Dari Perladangan ke Agroforestry