DINAMIKA PENDUDUK DAN KETAHANAN PANGAN
Buku ini membahas hubungan erat antara dinamika penduduk dan ketahanan pangan di Indonesia dengan menempatkan pangan—khususnya beras—sebagai kebutuhan paling dasar manusia, sebagaimana dijelaskan dalam teori hierarki kebutuhan Maslow. Kecukupan pangan bukan hanya persoalan ekonomi, melainkan juga pondasi biologis, psikologis, dan sosial bagi pembangunan manusia dan bangsa. Melalui perspektif historis—terutama pemikiran Soekarno dan Malthus—serta data kependudukan dan konsumsi beras dari tahun 1960 hingga 2025, ditunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk yang pesat harus diimbangi dengan ketersediaan pangan yang memadai. Ketahanan pangan berpengaruh langsung terhadap kualitas penduduk, mulai dari kesehatan, pendidikan, dan produktivitas, hingga stabilitas sosial dan politik. Oleh karena itu, kedaulatan pangan dipandang sebagai syarat utama kemajuan bangsa, karena hanya masyarakat yang kebutuhan dasarnya terpenuhi yang mampu berkembang menuju produktivitas, kesejahteraan, dan aktualisasi diri...