Postingan

MAKNA UPACARA CARU PANCA SATO DI MENTAREN

Gambar
Buku berjudul MAKNA UPACARA CARU PANCA SATO DI MENTAREN ditulis oleh Ni Wayan Gateri. Ni Wayan Gateri adalah dosen Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Bahan yang menjadi konten buku adalah hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2020. Buku ini memaparkan Makna Upacara Caru Panca Sato bagi Umat Hindu di Desa Mentaren, Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Provinsi Kalimantan Tengah. Diterbitkan untuk menjadi referensi bagi pihak-pihak yang memerlukan informasi tentang Upacara Caru Panca Sato. Buku ini diformat setebal 60 halaman, berukuran 15 x 23 cm. Peminat yang ingin memesan buku bisa mengontak Ni Wayan Gateri di kontak 08123606272

BUKU MAKNA UPACARA POTONG GIGI

Gambar
Buku ini berjudul MAKNA UPACARA POTONG GIGI DI DESA MANTAREN. Makna potong gigi yang dimaksud oleh buku ini adalah Makna Potong Gigi Dalam Agama Hindu. Ditulis oleh Ni Wayan Gateri, dosen Fakultas Dharma Acarya pada Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Seluruh isi buku ini adalah hasil penelitian yang dibuat pada tahun 2022 dan bertempat di Desa Mantaren, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Tujuan penerbitan buku ini adalah menyediakan referensi dan informasi tentang Makna Upacara Potong Gigi (Umat Hindu) di Desa Mantaren. Buku ini 64 halaman, berukuran 15 x 23 cm. Peminat yang ingin mengetahui buku bisa mengontak Ni Wayan Gateri di kontak 08123606272

BUKU MAKNA UPACARA OTONAN UMAT HINDU

Gambar
Buku ini berjudul MAKNA UPACARA OTONAN UMAT HINDU DI DESA LUNUK RAMBA. Ditulis oleh Ni Wayan Gateri, dosen Fakultas Dharma Acarya pada Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Seluruh isi buku ini adalah hasil penelitian yang dibuat pada tahun 2019 dan bertempat di Desa Lunuk Ramba, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Tujuan penerbitan buku ini adalah menyediakan referensi dan informasi tentang Makna Upacara Otonan Umat Hindu di Desa Lunuk Ramba. Buku ini 66 halaman, berukuran 15 x 23 cm. Peminat yang ingin mengetahui buku bisa mengontak Ni Wayan Gateri di kontak 08123606272

MAKNA UPACARA PEWINTENAN

Gambar
Buku ini berjudul MAKNA UPACARA PEWINTENAN UMAT HINDU di Desa Batu Nindan. Ditulis oleh Ni Wayan Gateri, berbasis penelitian yang dilakukan pada tahun 2021. Ni Wayan Gateri adalah dosen Fakultas Dharma Acarya pada Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya. Buku ini berisi informasi (ilmiah) tentang Makna Upacara Pewintenan Umat Hindu di Desa Batu Nindan. Desa Batu Nindang terletak di Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Pewintenan adalah salah satu ritual dalam agama Hindu. Yang menarik, Hindu yang melaksanakan pewintenan bukan saja di Bali, namun juga di Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah. Oleh karena itu buku ini menarik dan bisa dimiliki oleh siapapun untuk kepentingan referensi. Buku ini berukuran 15 x 21 cm, setebal 142 halaman. Para pihak yang berminat boleh mengontak penulis (Ni Wayan Gateri) di 08123606272

LITURGI : Merayakan Karya Keselamatan Allah

Gambar
Buku LITURGI : Merayakan Karya Keselamatan Allah awalnya disusun sebagai bahan ajar Mata Kuliah Pengantar Liturgi di Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak. Dikarenakan penulis ingin berperan serta dalam membangun Gereja dari dalam lewat ilmu pengetahuan sebagai sarana memperkokoh fondasi iman, maka buku ini diterbitkan dan disebarkan kepada khalayak umum. Buku ini mencoba memberikan pengertian yang benar tentang ajaran iman Katolik, khususnya tentang liturgi. Diharapkan, dengan membaca buku ini, pembaca mengenal ajaran iman Katolik, khususnya ajaran Liturgi. Buku ini ditulis oleh RP. Laurentius Prasetyo, CDD, S.S. M.Th, berukuran 15 x 21 cm dengan tebal 142 halaman. Peminat bisa menghubungi Romo Prasetyo di 0812-5216310 untuk order.

BUKU KETOKOHAN NGABE ANOM SOEKAH

Gambar
Buku Ketokohan NGABE ANOM SOEKAH - Pambakal Pahandut Perintis Kawasan Kota Palangka Raya ini mengisahkan Perjalanan Ngabe Anom Soekah sebagai seorang pemimpin Suku Dayak. Oleh sebab itu, membaca cerita Ngabe Anom Soekah seperti mengikuti perjalanan sejarah di TANAH DAYAK. Ngabe Soekah seorang pemimpin kampung yang hidup dalam masa kayau, asang dan perbudakan. Dia terlibat dalam Perang Banjar, terlibatkan merumuskan Perdamaian Tumbang Anoi. Ngabe Soekah menolak tradisi mengorbankan jipen untuk menghantar jiwa ke lewu tatau (surga). Ngabe Soekah hidup di zaman raja-raja, hidup di zaman colonial, hidup di zaman missionaris. Dia mengalami masa-masa dimana manusia Dayak masih buta huruf, sampai suatu masa, dimana Pahandut memiliki sekolah dan guru. Campur tangan Ngabe Soekah yang menjadikan Pahandut dipilih sebagai kawasan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah yang diberi nama Palangka Raya. Buku ini disusun oleh Prof. Dr. Bambang S Lautt, M.Si, Damianus Siyok dan Yankris. Setebal 268 ha...

KAMUS LENGKAP DAYAK NGAJU INDONESIA - INDONESIA DAYAK NGAJU

Gambar
Siap cetak versi soft cover. Kamus Populer versi lengkap, DAYAK NGAJU INDONESIA - INDONESIA DAYAK NGAJU. Untuk versi soft cover dijual seharga Rp. 200.000 (dua ratus ribu) perbuku. Pemesanan bisa menghubungi WA/Tele : 0811-5266110, 0838 -3275 - 8311